24YUDYz8QT7MXoegj5Z8XjSLpHhOOVA2tBkG3wGE
Menjadi Milenial yang Cerdas dan Sehat Finansial dengan Investasi. Reksadana Salah Satu yang Harus Dicoba!

Iklan Billboard 970x250

Hosting Unlimited Indonesia

Menjadi Milenial yang Cerdas dan Sehat Finansial dengan Investasi. Reksadana Salah Satu yang Harus Dicoba!

Hai para kaum milenial yang, mau tanya nih?  Udah punya atau mulai berinvestasi belum?  

Kalau udah,  selamat ya,  kalian hebat.  

Kalau baru mulai,  Tos dulu,  kita samaan. 

Kalau belum ada rencana dan males-malesan, uaduuhh, buruan deh bangun. LOL


Generasi milenial memang terkenal dengan mereka yang senang menginginkan sesuatu melampaui kebutuhannya. Bisa jadi mereka juga mempunyai gaya hidup yang melebihi kemampuannya. 

Memenuhi gaya hidup mewah atau foya-foya bunyi kemampuan kita tentu 
kurang berdampak positif bagi diri kita sendiri ya. Keinginan untuk mendapatkan foto yang instagramable, nongkrong di cafe atau tempat hits, serta upload benda-benda mewah yang belum tentu ia dapatkan dengan jerih payah sendiri menjadi salah satu karakter dari generasi ini. 
Tentu dong kebiasaan-kebiasaan ini mulai ditanggalkan. Pasalnya, kaum milenial yang hidupnya dibarengi dengan kemajuan teknologi ini mulai sadar akan pentingnya membenahi kondisi finansial masing-masing. Cara simpel-nya yaitu mengatur pengeluaran dari penghasilan yang didapatkan setiap bulan. Untung Untung dari penghasilannya mereka masih menyempatkan untuk menabung akan berinvestasi. 

**

Ini penting, baca sampai akhir ya. Di artikel kali ini aku akan sedikit cerita dan berbagi informasi tentang pengalamanku memulai investasi serta hubungannya “kaum milenial dan investasiterlebih aku nulis ini dalam suasana masih memperingati sumpah pemuda ya. Kita para generasi muda udah seharusnya mulai melek dan sehat secara finansial.

Aku seorang staff accounting yang udah bergelut di dunia accounting hampir 8 tahunan. Latar belakang pendidikanku juga di jurusan accounting (dulu) dan aku masih ingat kalau pernah dapat mata kuliah manajemen keuangan serta ekonomi mikro dan makro. Tentu aku udah cukup akrab dengan kata investasi itu sendiri. Tapi nyatanya, sampai aku lulus kuliah dan bekerja sekian tahun, aku belum bisa terjun langsung ke investasi tersebut.

Miris ya, kok pas jaman kuliah dulu aku merasa pengajarku di kampus hanya mengajarkan materi dan teori tanpa berusaha mengajak atau menyadarkan mahasiswanya untuk sadar berinvestasi. Praktis baru mulai awal 2019 ini aku mulai belajar dan berani memulai investasi setelah sekian bulan mencari tahu dan membulatkan tekadku.


Apa Sih Investasi Itu?

Investasi adalah kegiatan menempatkan dana atau sejumlah uang pada saat sekarang dengan harapan akan mendapatkan keuntungan atau pengembalian maupun peningkatan nilai di masa depan. Ibaratnya nih, bibit tanaman apa yang kita tanam sekarang apa yang kita rasakan manfaatnya di masa mendatang.

Keuntungan atau pengembalian ini bisa berupa kenaikan nilai mata uang atau investasi itu sendiri. Seperti yang kita tahu, inflasi pasti terjadi. Nilai uang juga akan berubah. Uang Rp100.000 bisa jadi nggak akan seberapa berarti 5 tahun mendatang. Jadi, mau nglindungi nilai uang kita masing-masing nggak nih?

Salah Kaprah Jadi Salah Satu Sebab Milenial Telat Investasi

Bukan mau menyalahkan pengajar saat kuliah dulu juga sih, intinya pas dapat pengenalan investasi saat kuliah dulu aku hanya mikir bahwa investasi adalah hal yang nggak bisa aku sentuh. Iya, aku yang hanya seorang karyawan yang gajinya habis buat biaya kuliah dan makan sebulan. Hehe. Jadi doktrin yang masuk ke pikiraku emang investasi hanya bisa dilakukan bagi orang-orang berkantong tebal aja. Aku mah apa! 

Setelah umur *sensor* seperti sekarang barulah aku sadar ternyata investasi nggak serumit dan seribet yang aku bayangkan. Nggak harus jadi pengusaha dulu untuk memulai investasi. Nggak harus punya gaji puluhan juta dulu untuk mengalokasikan gaji ke investasi. Sedih aku tuh kalau sadar udah buang-buang waktu karena salah kaprah. Lebih sedih lagi pas tahu bahwa orang-orang yang nggak pernah dapat pendidikan formal tentang investasi di perkuliahan malah yang justru udah nanam berbagai jenis investasi. Wkwkkw. Malu aku.

Alasan Milenial Masih Enggan Berinvestasi

Selain salah kaprah tadi, masih ada beberapa alasan nih kenapa milenial masih enggan atau belum memulai investasi, diantaranya:
Muda_berinvestasi_ajaib

  • Masih Muda, Nantilah Nunggu Tua Aja

Anak muda banyak yang lebih senang menghabiskan waktu dan uang untuk melakukan hobi atau kesenangan lainnya. Pikir mereka, “ah, investasi? Nanti aja lah pas udah umur sekian, masih muda gini, nikmatin idup aja dulu!

  • Investasi Terlalu Ribet

Menurut banyak orang, investasi itu ribet karena harus belajar banyak hal dan lagi harus mantau harga atau kondisi dan data perekonomian di Indonesia. Ketimbang melakukan hal itu, banyak yang memilih melakukan hal asik lain kayak main, nongkrong, nonton dan lain-lain. Udah pokoknya pikirannya investasi itu ribet!

  • Lifestyle

Lifestyle atau gaya hidup yang melekat pada milenial seperti gampang boros, hobi nongkrong di tempat kece, suka ganti-ganti gadget terbaru bikin mereka susah mengumpulkan uang meski udah berpenghasilan. Bukan karena nggak ada uang untuk investasi, tapi emang mereka nggak pernah mengalokasikan atau menyisihkan uang itu untuk tabungan atau investasi.

  • Kondisi Keuangan Belum Stabil atau Belum Bisa Mengatur Keuangan

Ada anak muda yang emang gajinya masih pas-pasan namun punya tanggungan yang cuku besar sehingga nggak bisa menyisihkan uang untuk menabung sedikitpun. Namun, banyak juga yang meskipun ada uang sisa, namun tetap nggak bisa dan nggak mau investasi. Kenapa? Bisa jadi mereka nggak bisa mengatur keuangan mereka. Mereka juga belum bisa menentukan skala prioritas dan membuat pos-pos biaya tertentu dari penghasilannya.

Kurang tepatnya edukasi dan kesadaran tentang investasi yang aku rasakan dan mungkin juga milenial lain rasakan menjadi masalah besar dan menyebabkan kami alergi akan nama “investasi”.


Kenapa Milenial Harus Melek dan Mulai Investasi

Diusia yang sebenarnya sedang sangat produktif dan penuh semangat ini seharusnya malah dititik yang sangat tepat untuk mulai belajar investasi. Dan memang benar, kami dan kamu para kaum milenial emang harus dijejali edukasi-edukasi dengan cara yang menarik agar tahu seberapa penting dan asiknya memulai investasi dari muda. Ini dia beberapa alasannya:
  • Makin Muda Makin Untung

Keuntungan memulai investasi dari muda dibandingkan saat udah tua nanti tentu banyaknya waktu yang dimiliki untuk berinvestasi. Ini berarti bahwa peluang untuk mengembangkan tabugan serta mendapat kenaikan nilai investasi pun semakin besar.
  • Mengubah Gaya Hidup Dan Membuat Uang Kita Bekerja

Jika memang setiap bulannya banyak uang yang tersisa atau tak terpakai, dibandingkan uangnya “diem” di bank tentu lebih akan lebih memberikan hasil atau ekuntungan jika uang tadi diinvestasikan .
  • Menjaga Harta Dan Menghindari Inflasi

Uang tak terpakai yang kita simpan di bank kian lama juga pasti akan tergerus inflasi sehingga nilai uangnya akan turun, berbeda dengan investasi. Karena itu salah satu manfaat menginvestasikan uang adalah salah satu cara untuk menghindari inflasi tersebut.
  • Demi Masa Depan Yang Cerah 

Pasti mau kan saat menua nanti hidupnya udah santai nggak pusing-pusing lagi mikirin uang buat makan dan bertahan hidup? Karena itu, berinvestasi bisa membuat masa depan lebih cerah dan tentu hasilnya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.


Cara Milenial Atur Uang Agar Bisa Investasi

Gaji belum sepuluh juta nggak bisa investasi? Kata siapa. Bisa kok. Kuncinya, kita harus bisa mengatur  keuangan sendiri. Caranya:

1. Kurangi sifat konsumtif untuk belanja hal yang nggak seberapa perlu
2. Tidak tergoda membeli gadget terbaru hanya untuk gengsi dan kepuasan semata
3. Kurangi intensitas nongkrong di café
4. Buat laporan dan anggaran keuangan pribadi


Aku melakukan ini udah beberapa tahun. Dan cukup worth it untuk mengartur keuanganku biar nggak sampai minus bahkan bisa ditabung dan mulai tahun ini udah bisa mengalokasikan untuk investasi. Caranya:

  • Hitung pendapatan tetap satu bulan 
  • Buat anggaran pegeluaran tetap setiap bulan (makan, tempat tinggal, transport, dll) 
  • Alokasikan dana cadangan untuk biaya tak terduga (tentukan sekian %) 
  • Sisihkan sebagian dari uang yang tersisa dengan formula ( penghasilan tetap – pengeluaran tetap – alokasi pengeluaran tak terduga )
Perhitungan uang / dana yang tersisa dan siap diinvestasikan sesegera mungkin post-kan ke investasi (sebelum tergoda untuk lain-lain misal shopping, foya-foya dan lain sebagainya) hihi

Jenis Investasi Yang Cocok Untuk Milenial

Awal 2019 aku baru aja memulai beberapa investasi yaitu reksa dana dan tabungan emas. Emang belum dalam jumlah besar-besaran kok, tapi aku yakin investasi ini cocok aku jadikan bahan pembelajaran saat memulai investasi.
Muda_berinvestasi_ajaib

  • Emas

Aku mulai nabung emas 6 bulanan ini dan memang hasilnya belum terasa. Investasi emas cocok dilakukan untuk dinikmati hasilnya dimasa mendatang. Meski terkesan klasik, namun investasi ini adalah investasi termudah yang bisa dilakukan. Investasi emas bisa berupa logam mulia, perhiasan, emas batangan dan emas digital. Aku sendiri memilih emas digital sebagai investasi pertamaku.

Apa investasi emas cukup menguntungkan?

Emas adalah salah satu komoditi yang nilainya paling stabil, bahkan cenderung naik. Buat ilustrasi aja nih, aku beli emas di bulan juni kemarin waktu harga Rp661.376 per gram nya. Sedangkan sekarang, bukan oktober harga emas Rp720.000-an per gram (versi pegadaian). lihat deh selisihnya, dan coba deh kalian ingat 2 atau 3 tahun lalu, berapa kisaran harga emas yang kalian tau?

Biar lebih jelas aku kasih tren HARGA EMAS dari tahun ke tahun dari sumber terpercaya ya.
Muda_berinvestasi_ajaib
https://harga-emas.org/grafik/

Nah, jadi keuntungan kita berinvestasi emas adalah dari kenaikan harga emas yang terjadi. Sampai sini paham nggak asiknya nabung atau investasi emas? Asiknya lagi buat belie mas digital ini nggak perlu modal besar guys, mulai puluhan ribu aja kita udah bisa milikin emas. Wooww, asik ya!

  • Deposito

Dalam deposito kita akan menabung sejumlah dana atau uang kemudian tabungan deposito beserta bunga depositonya baru bisa diambil atau dicairkan setelah jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan. Ada deposito yang mempunyai jangka waktu 3 bulan 6 bulan 12 bulan bahkan bertahun-tahun.

Meski pengembalian atau pun return dari deposito ini nggak terlalu besar, namun jenis investasi deposito merupakan salah satu investasi yang paling aman untuk dilakukan. Cocok dengan prinsip investasi yaitu high risk high return. Semakin tinggi resiko maka semakin tinggi pula pengembaliannya, begitu pula sebaliknya, jika kita menginginkan investasi dengan resiko rendah bisa jadi pengembalian atau pun return dari investasi tersebut kecil.

  • Saham

Investasi saham lagi gencar-gencarnya disosialisasikan ke masyarakat. Pemerintah bahkan pernah menggalakan program “ayo nabung saham” untuk menarget para milenial agar lebih sadar dan tahu manfaat investasi saham ini.

Kita bisa membeli lembar saham dari perusahaan-perusahaan yang listing di pasar modal (bisa kita lihat di IDX). Dengan memiliki sejumlah lembar saham ini berarti kita mempunyai sekian % kepemilikan. Atas keuntungan aktivitas perusahaan tersbut kita bisa mendapatkan bagian keuntungan tersebut dalam bentuk deviden.

Di sosial media banyak akun-akun yang mengedukasi kita para pengguna media social agar semakin paham dan mau membeli saham, contohnya adalah akun Instagram @ngertisaham yang udah aku follow hampir setahun ini. Dari sana aku bisa belajar dan liat aktivitas temen-temen yang juga mulai investasi saham, seru deh!

  • Reksadana

Reksa dana adalah salah satu jenis investasi yang paling popular dikalangan anak muda. Selain resikonya yang kecil, investasi bentuk reksa dana ini juga mudah dilakukan. Reksa dana sendiri adalah tempat untuk menghimpun dana melalui pihak lain kemudian akan diwujudkan dalam bentuk surat berharga tentang itu saham obligasi maupun sekuritas lainnya.

Investasi dalam bentuk Reksa dana memang tergolong masih baru dibandingkan dengan investasi properti maupun emas. Namun sejak peluncurannya investasi reksa dana cukup populer dan menjadi favorit para pemilik dana. Nggak heran juga sih, target pemasaran nya memang lebih khusus untuk para milenial yang sangat melek teknologi.

Seperti investasi emas digital, memulai investasi reksa dana juga nggak memerlukan dana yang besar loh. Bahkan di aplikasi dan situs Ajaibdengan uang Rp10.000 aja kita udah bisa memulai investasi reksa dana ini.


Kenapa Kaum Milenial Harus Mencoba Investasi Reksadana

  • Tinggal Setor Dana, Biar Manajer Investasi Yang Bekerja

Tugas kita di investasi reksadana ini cukup simple, yaitu hanya perlu menyetorkan dana. Singkatnya di reksa dana ini kita akan menyetorkan dana bersama-sama dengan investor lain
dan kemudian dana tersebut akan dikelola oleh para profesional atau yang biasa disebut dengan MANAJER INVESTASI.

Nah dana yang kita dan setoran setoran itu akan manajer investasi gunakan untuk investasi lainnya seperti saham, obligasi, pasar uang, dan lain sebagainya. Nah atas keuntungan investasi tersebut kita akan mendapatkan return atau pengembalian.

  • Mempermudah Investasi Untuk yang Belum Paham Cara Investasi Saham Obligasi dan Lainnya

Bagiku sih, reksadana adalah cara bagi kita yang masih belum berani bermain saham, obligasi atau investasi yang lebih beresiko besar lainnya. Jadi meskipun kita belum bisa main saham atau obligasi secara langsung, kita tetap bisa mendapatkan keuntungan dari investasi-investasi tersebut dengan mempercayakan dana kita kepada manajer investasi.

  • Investasi Reksadana, Anti Mahal, Anti Bingung

Nggak perlu khawatir harus mengeluarkan modal besar di awal pembelian reksadana bahkan Melalui aplikasi atau situs ajaib kita bisa memulai investasi reksadana mulai dari Rp10.000. Bisa dibilang nilai investasi reksadana ini adalah salah satu investasi atau instrumen keuangan yang paling murah, karena itu cocok banget buat kaum milenial kayak kita. Hehehe.

  • Tidak Ada Biaya Penyimpanan

Jika kita berinvestasi emas emas digital sekalipun, kita harus membayar biaya penyimpanan setiap bulan atau setiap tahunnya. Istilahnya tuh kita kayak minjem tempat atau berangkas untuk menyimpan emas tersebut. Tapi brankas ini berbentuk online. Nah kalau reksadana, kita nggak perlu tuh sebuah tempat untuk penyimpanan dan membayar biaya penyimpanan itu.

Kenapa enggak perlu biaya penyimpanan untuk investasi reksadana? Jadi uang kita itu akan tersimpan oleh bank kustodian dan untuk membayar biaya penyimpanan di bank kustodian itu akan diambil dari dana kita tapi dengan cara patungan dengan Para investor reksa dana lainnya.

  • Return Lebih Besar daripada Emas

Meski belum sepopuler nama investasi emas, tapi jangan khawatir justru investasi reksadana punya return atau pengembalian keuntungan yang lebih besar daripada investasi emas loh. Tentu ini jadi kelebihan tersendiri biar para milenial makin tertarik dengan investasi reksadana.

  • Aman, Resmi dan Dilindungi Ojk

OJK atau Otoritas Jasa Keuangan adalah badan yang bertugas untuk mengawasi aktivitas lembaga keuangan di Indonesia. Menurut UU Pasar Modal No 8 Tahun 1995 pasal 1 ayat (27), investasi reksadana ini selalu diawasi oleh OJK. Jadi nggak perlu khawatir dengan para manajer investasi yang meng-handle uang kita. Karena untuk menjadi manajer investasi pun harus melalui serangkaian tahap bahkan sertifikasi untuk dinyatakan layak menjadi manajer investasi.

  • Kemudahan Bertransaksi

Saat ini sudah ada cara mudah untuk bertransaksi si atau berinvestasi dalam bentuk reksadana. Nggak perlu khawatir juga kalau belum punya ilmu sama sekali tentang Reksadana dan bagaimana cara membelinya. Dengan membuka aplikasi situs ajaib kita bisa mulai belajar tentang investasi reksadana, cara membelinya nya nya bahkan untuk menjualnya. Semua transaksi bisa dilakukan dengan cepat dan tanpa ribet tentunya.

Eh, Apa itu AJAIB?

Muda_berinvestasi_ajaib
Berbagai jenis investasi seperti Reksa dana ini asyiknya sekarang sangat berkembang bahkan pembeliannya bisa dilakukan melalui aplikasi dan situs-situs fintech yang bisa secara aman digunakan oleh masyarakat karena diawasi oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.

Aplikasi dan situs AJAIB adalah salah satu fintech yang bisa memfasilitasi atau mewadahi para milenial atau pun Siapa saja yang yang menginginkan atau hendak memulai investasi dalam bentuk reksa dana aplikasinya sendiri bisa didownload secara gratis melalui Playstore dan investasi reksa dana bisa kita mulai dari genggaman tangan sendiri.

Nggak usah khawatir kok masalah keamanannya, selamat diawasi oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan maka kita bisa mempercayakan dana yang kita investasikan.

Yuk, bareng-bareng jadi golongn MUDA BERINVESTASI ^^


RINI NOVITA SARI
Baca Juga
SHARE
Rini Novita Sari
Sharing is caring. Tell me your story and i will tell mine! Celoteh Dini Hari is a site for sharing about lifestyle, tips and tricks, travelling, entertainment, career and bussines etc

Related Posts

Subscribe to get free updates

57 comments

  1. Salah satu alasan milenial susah investasi... yaaa karena kebanyakan nongkrong tidak produktif di tempat ngopiiii wkkwwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha ganti ke kopi sachet aja mending yaa. wkwkwk

      Delete
  2. Aku bukan generasi milenial tapi kok sifatnya sama, ya? Kudu belajar ngatur duit, nih

    ReplyDelete
  3. Benar, saya juga kalau saja punya uang lebih, uang nganggur tiap bulan, daripada dierami gak beranak juga, mending diinvestasikan ya. Sayang banget, jangankan uang lebih, untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap hari saja kami ini masih suka kekurangan...
    Jadi meski tahu investasi ini banyak manfaatnya, tapi ya mau gimana, ga ada modalnya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga kadang masih nge pas bgt mbak penghasilannya.. banyak kebutuhan, kadang cuman nyisihin 100 ribu buat reksadana atau emas digital ,, sebisanya wes dipaksain :D

      Delete
  4. investasi mutlak dilakukan oleh siapapun, mau tua atau muda, millenial atau kolonial, semuaaaa wajib banget buat investasi.
    Artikelnya nampol bin keren banget sih iniiii :D
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehhee setuju mbak. Aku pun baru tertampol 2019 ini. Pdhal klo nabung dikit2 kayak 100ribu aja mah bisa. Uang segitu dibawa ke kf* atau m*d juga lgsg ludes ya mbak wkkw

      Delete
  5. Aku dulu juga mikir, investasi tuh buat yang punya duit lebih2 dan ribet. Sekarang mah udah agak melek dan ternyata gak sesulit itu. Contohnya dg inves emas yang pasti tiap tahun harganya naik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akupun kak. Tak kira hanya buat org kaya Raya gtu. :D.. Ternyata nominal kecilpun bisa kok. 🤣

      Delete
  6. Anak-anak saya berarti termasuk generasi millenial, ya. Kalau yang paling besar udah mulai tertarik belajar saham. Ya semoga aja mereka juga mulai tertarik berinvestasi sejak muda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren mbak. Sya malah belum mulai saham, tapi udah bikin akunnya di satu sekuritas. Tinggal top up saldo aja trus pilih2 perusahaan sebenernya :D

      Delete
  7. Wah, enak ya mbak, kalau investasi reksadana yang murah banget dan mulai dari 10.000 jadi resikonya juga bisa ditangani oleh pelajar kayak saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dek, emas sama reksadana bisa mulai 10ribuan kok. :D

      Delete
  8. Paling suka deh dengan konten investasi seperti artikel ini. Selain banyak informasi yang bermanfaat, penyampaian nya pun luar biasa menarik dengan infografis nya yg super keren.

    Kalo ngomongin soal muda berinvestasi, rasanya selalu panas dan mau menambah banyak lagi ladang sumber invesy untuk masa tua.

    Deposito, Reksadana, Emas pin hingga saat ini masih jadi favorit kaum milenial dan sebelum milenial walaupun sebagiannya memilih untuk invest tanah, rumah kontrakan dan kos-kosan.

    Ya apapun itu, semoga semua anak muda di Indonesia baik wanita ataupun pria semakin melek dengan dunia investasi yg aman dan menguntungkan untuk masa tua.

    #SelfReminder ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. btw, bangun blog bukannya juga investasiiiii ... ya nggak sih??? :D


      aku baru emas sama reksa, itupun yahhh masih nominal2 kecill..

      hasil nge blog taruh ke invest

      kalau kamu gimaaanaaaaaaaaaaaa? udah nyiapin apa aja buat nikah? eh buat masa tua nanti maksudnyaaa

      Delete
    2. Iyaa, membangun blog juga termasuk ke invest. Bedanya cuma digital.

      Bagus dong kalo udah memulai di reksa dan emas, tinggal kamu konsisten aja tiap bulan. Yakin deh nanti bakal terbiasa kedepannya. Aamiin..

      Kalau aku sih ya alhamdulillah sama kaya kamu juga, bedanya aku belum ada niatan ke reksa. Lebih ke emas, saham, tanah dan blog. Alhamdulillah..

      Buat nikah dan masa tua sih alhamduliah juga insya allah udah siap 50% an lah, tinggal kamu nya aja udah siap belumm ehhhhh 😆🤣

      Delete
  9. Sebagai orang tua yang sudah memiliki anak generasi Z, saya sudah mulai mengajak anak saya berinvestasi sejak dini. Supaya masa depannya bisa lebih baik lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah keren mbak. Udah dikenalin sejak dini.

      Cara yang Bagus sih biar kenal dlu sama istilahnya :)

      Delete
  10. Setelah beberapa kali mengikuti pelatihan finansial aku juga mulai tertarik sama yang namanya investasi ini dan memang penting banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah keren. One step ahead nih udah pernah ikut pelatihan finansial

      Delete
  11. Iya nih aku jg harus ngajakin n memperkenalkan manajemen keuangan ke anak2ku...

    ReplyDelete
  12. Investasi itu sangat penting sekali ya, mbak :)
    Karena sangat berguna sekali untuk masa mendatang :)
    Bisa untuk menikah, punya anak, dan hari tua :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mbak, buat nikah, masa depan kita, masa depan anak, org tuaaa :*

      Delete
  13. Investasi yang lain sih udah walupun baru sedikit, nah mau nyobaon imvestasi reksadana juga nih kayanya menjanjikan ya ini untuk masa depan

    ReplyDelete
  14. Investasi sejak dini bagus banget ya, jadi pengen mulai ngajakin anak investasi bukan sekadar nabung tapi juga investasi karena berasanya sekarang, karena dulu nggak diajarkan investasi jadi sekarang kurang aware

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Sebenernya kan konsepnya sama kayak nabunv. Nyisihkan uang. Tapi harus lbh dijelaskan lagi, klo manfaat investasi beda sama nabung.. :))

      Delete
  15. Aku tersentil banget baca artikel ini.. sedikit menyesal sih kenapa baru tau tentang manfaat investasi sejak muda.. aku taunya kalo investasi nanti kalo usia sudah mapan.. padahal melek investasi sejak mudah justru bisa mendatangkan manfaat tersendiri ya.. tidak ada kata terlambat ya mbak, semangat!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pikiran mbaknyg salah kaprah sama kayak aku beberapa tahun lalu. Hehe

      Tapi ga apa, lbh baik telat sadar dripada nggak sama sekali mba :(

      Delete
  16. Aku telat banget kayaknya investasi dan tahun ini baru deh coba investasi reksadana sama deposito hehe harusnya mah dari muda ya belajar investasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku awal nyoba emas trus reksadana mbak. Sama2 enteng dimulai dri nominal kecil..

      Pokoknya harus ada niat buat nyisihkan uang, gitu aja :D

      Delete
  17. Aih, bener juga ya untuk segera berinvestasi mumpung masih muda. Apalagi kalau belum punya tanggungan, wuiihh buruan aja deh dananya diinvestasikan aja daripada digunakan untuk bersenang-senang. Manfaatnya akan terasa banget di kemudian hari.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benr mbak. Nnti klo udah tanggungan lebih sulit mungkin ya nyisihin uangnya :D

      Delete
  18. baca postingan mba, aku seperti ketampar deh. jujur nih selama ini belom mikirin investasi, masih nyaman dengan saving money aja. padahal baiknya memang invest ya. ini aku sadar juga sih, makanya minta suami untuk mikirin dimana mau invest tabungan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saving biasa lbh byk godaan buat belanjaain sih mbak. Trus juga kalau nabung lama teteo uang kita kegerus inflasi. Beda sama investasi.

      Delete
  19. Jadi ingat reksadanaku yang belum aku isi lagi wakakak
    ketampol deh sama postingan ini. Memang muda berinvestasi ini penting banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah tinggal top up aja masih srg kelupaan ya mbak...

      Aku masukin anggaran, ada di tulisan anggaran jadi insyaalloh ga lupa. Moga aja ada rejeki terus biar ada uang sisa. Haha

      Delete
  20. Saya juga termasuk yang salah kaprah dengan investasi. Pikirnya harus jadi pengusaha dulu atau punya uang puluhan juta dulu baru bisa investasi. Ternyata nggak ya Mbak. Apalagi sebagai generasi milenial memang kudu investasi dari sekarang nih.

    ReplyDelete
  21. so far baru investasi emas nih Mbak, rencana sih pengen juga deposito tapi ambil yg jangka pendek aja dulu.
    eitsss tapi sebenarnya penasaran sih dengan reksadana, kayaknya lagi banyak yg melirik ya :)

    ReplyDelete
  22. Bagus nih tulisannya, jadi nambah pengetahuan tentang produk-produk investasi. Aku juga pengen ini nyoba investasi di reksadana. Katanya sih lebih menguntungkan. Tapi ini masih cari info lebih banyak dulu mengenai reksadana itu dan gimana cara memulainya. Ada referensi kah, Mbak?

    ReplyDelete
  23. Kalo bagi saya pribadi, salah satu bentuk investasi yg mudah dilakukan adalah dengan menjadi seorang Blogger, kenapa begitu? karena setiap tulisan yang sudah kita tulis kedalam blog pastilah salah satunya akan bermanfaat untuk Pengunjung, baik pengunjung di masa sekarang maupun pengunjung di masa mendatang. Apalagi jika artikel yang kita bagikan merupakan sebuah ilmu yang bermanfaat. Investasi berupa tulisan semacam inilah yang akan membuat kita mendapatkan pahala ataupun amal kebaikan.

    Jika melihat dari sudut padang duniawi maka investasi harusnya memberikan keuntungan berupa uang ataupun emas, namun jika melihat dari sudut pandang akhirat maka investasi berupa tulisan dan ilmu yg bermanfaat adalah bentuk investasi yang akan memberikan keuntungan berupa amal kebaikan. Apalagi jika artikelnya memiliki banyak manfaat bagi orang banyak, maka amal jariyah-lah yang akan didapat.

    ReplyDelete
  24. Aku baru sadar pentingnya investasi tuh setelah nikah dan punya anak lho mba. Alamak. Ya untung anak masih kecil. Tapi ya tetep agak nyesel kenapa ga dari jaman single aja huhuhu..

    ReplyDelete
  25. Berdasarkan pengalamanku, reksadana emang paling aman. Cuma, kalo ingin imbas hasil yg lumayan, bagusnya reksadana saham, meski risikonya juga lebih besar dibanding reksadana lainnya. Dulu aku punya reksadana saham start 2012 dan terpaksa dicairkan 2017 karena mau beli rumah. Hepi banget, karena meski ekonomi sempat fluktuatif di medio tahun itu, imbas hasilnya lumayan. Setelah itu aku mulai lagi cobain ORI selama 2 tahun, alhamdulillah memuaskan.

    Siapapun harus melek investasi. Sekarang, dengan 150 ribu aja kita udah bisa punya reksadana. Murah meriah dan gak dipersulit. Kalo dulu kesannya yg punya reksadana, saham, atau ORI itu cuma yg berduit aja. Kita gak tahu kebutuhan kita ke depannya gimana. Uang sekarang gak ada harganya karena kurs naik terus. Simpan uang cash di bank bakalan rugi kalo gak diinvestasikan ke cara2 yg lebih smart.

    Nice artikel Mba Rini, sangat edukatif bagi yg membaca.

    ReplyDelete
  26. yuni juga baru melek nih masalah investasi. Sementara ini baru berani di emas sih. itu juga baru beberapa bulan ini. HEhehehe

    ReplyDelete
  27. Wiwin | pratiwanggini.netNovember 25, 2019 at 8:39 PM

    Sayang dulu saya enggak peduli dengan urusan investasi. Gapapa deh, itu masa lalu. Yang penting anak-anak saya nanti harus mau berinvestasi.

    ReplyDelete
  28. Dari semua list itu, aku belum nyobain saham. Kurang berani ambil risiko. Reksadana baru² aja. Jadi aku termasuk terlambat. Juga terlambat bikin skema pensiun nih. Mustinya awal kerja dulu, udh langsung bikin, autodebet lah dikit². Zaman dulu engga ada sih website yg bisa bikin simulasi. Ayuuh kaum milenial mestinya jago, informasinya banyak...

    ReplyDelete
  29. Seneng deh sekarang banyak pilihan buat investasi dengan harga yang terjangkau kayak nabung emas dan reksadana. Aku kebetulan aku baru mulai di nabung emas walau belum seberapa. Nyesel juga sih enggak dari dulu. Wah, aku baru tahu keberadaan tempat investasi reksadana bernama ajaib ini. Jadi pengen ngepoin lebih lanjut :)

    ReplyDelete
  30. anak muda sekarang wajib investasi. jangan kalah dengan saya yg emak2. padahal saya jg gak punya pengahasilan karena gak kerja loh, tapi pinter2nya cari dana buat disulap jadi rekda dana

    ReplyDelete
  31. Saya masih maju-mundur aja nih Mbak mau invest Reksadana apa jual beli saham. Soalnya msh terpengaruh model² invest jadoel hehe, beli asset tidak bergeraj, sm nabung emas. Tp sesudah baca ulasannya Mbak Rini, jd tercerahkan.

    ReplyDelete
  32. Apa saya masih masuk kategori 3 di atas, wkwkwk..
    Btw, investasi reksadana ini patut dicoba ya kak, apalagi buat millenial

    ReplyDelete
  33. So far selama ini milih investasi yg klasik banget: nabung emas.

    Bener banget, Ada banyak sekali pilihan investasi seperti saham dll, yang pemula seperti saya udah puyeng duluan.

    Makasih banya sharenya, jadi lebih terbuka Mata ini tentang investasi.

    ReplyDelete
  34. Iya, milenial sering hidup di luar kemampuan mereka. Merasa pengakuan berasal dari outfit, gaya hidup dan foto indah. Makanya banyak yg kepleset. Padahal, enak kalau mau investasi. Kebanyakan tidak kerasa, hanya seharga segelas Starbuck ler hari, misalnya. Tapi dalam 3 tahun, bisa dapat apa yang dimaui.

    ReplyDelete
  35. Saya mencoba beli reksadana di salah satu marketplace, kaget sih ternyata nilainya bertambah pdhl nilai reksadana saya masih kecil. Mau coba belajar lagi soal investasi biar ga rugi heheheeh

    ReplyDelete
  36. Menyesuaikan keuanganku saat ini, sepertinya AJAIB ini cocok deh buat aku investasi. Tetapi, pede nggak sih Mak investasi 10 ribu? Hahahah.

    Pengen gitu bisa investasi dari recehan. Penasaran nantinya jadi kayak apa 😁😁😁

    ReplyDelete
  37. Wah selama ini saya lagi coba berinvestasi dengan membeli emas, dan ternyata langkah saya tepat ya semoga bisa melakukan investasi yang lainnya juga

    ReplyDelete

Post a Comment

Iklan Tengah Post