Contoh Invoice/Faktur Artikel Content Placement Dan Content Writer

Mulai tahun 2019, blog ku yaitu celotehdinihari.com ini mulai mendapatkan penawaran kerjasama atau partnership untuk pemasangan blog atau content placement dan juga content writer. Alhamdulillah sih meski belum bisa dibilang banyak tapi ini salah satu resolusi yang memang ingin aku capai untuk blog ku di tahun 2019.

Untuk lihat kerjasama yang aku jalankan di blog ini bisa dilihat DISINI.

Singkat cerita, aku memang mulai gencar masuk dan mendaftar di website-website atau marketing place yang memberikan ruang untuk blogger mendapatkan beberapa job yang sesuai seperti sosiago, blogpartner, projects.co.id, hiip dan lain sebagainya (next bakal aku bahas juga di blog ini).

Nah selain aku sebar portofolio dan mendapat penawaran dari website-website atau marketing place tersebut sesekali aku juga dapat penawaran kerjasama via email.

Bedanya, kalau via website atau marketing place semua progress job mulai dari penawaran sampai dengan pembayaran diurus dan ter-record di website atau marketing place tersebut. Sedangkan penawaran via email atau contact person biasanya pemberi penawaran kerjasama ini merupakan suatu instansi yang terorganisir, sehingga follow up progress kerjaanpun dilakukan secara manual.

Saat kemarin dapat JOB CONTENT PLACEMENT via email, si pemberi job ini minta invoice atas job yang udah aku kerjaan. Tentu ini kali pertama dong aku dimintain invoice untuk job yang aku kerjain di blog.

Untungnya aku udah nggak asing lagi dengan nama, bentuk atau pembuatan invoice. Secara aku sendiri juga kerja sebagai accounting di suatu perusaahaan swasta yang udah akrab banget sama yang namanya invoice. Bedanya invoice yang biasa aku hadapi di kantor adalah invoice atas penjualan barang dagang. Kalau content placement ini kan jasa ya teman-teman.

So, kali ini aku mau share tentang invoice untuk content placement, selain itu invoice ini juga bisa dipakai untuk content writer ya gaes.

Apa Itu Content Placement

Content  placement adalah salah satu cara blogger mendapatkan penghasilan dari asetnya yaitu blog. Content  placement ini bentuk kerjasama yaitu penempatan artikel di blog atas permintaan klien atau pihak luar.

Dalam content  placement ini artikel yang akan dipublish sudah tersedia dari pihak klien. Kita sebagai pemilik blog tinggal mempublish artikel tersebut di blog. Biasanya pihak klien ini meminta content placement untuk mendapatkan backlink ke website mereka dan juga untuk mempromosikan produk yang mereka jual. Produk ini bisa berupa barang ataupun jasa.

Ada  beberapa cara untuk mendapatkan content placement. Yang pertama melalui website marketing place di mana kita mencari sendiri atau menyebar portofolio agar pihak lain mau memberikan content placement kepada blog kita. Atau yang kedua klien mencari kita dan memberikan penawaran dari pihak lain entah melalui email atau contact person kita.

Apa Itu Content Writer

Content writer adalah tugas atau job untuk menulis artikel atau konten sesuai keinginan klien. KIta menerima panduan berupa keyword atau tema yang akan dibahas. Artikel dari content writer ini bisa di publis di blog kita atau menjadi hak klien seutuhnya  (sesuai perjanjian)

Apa Itu Invoice?

Sebelumnya menjelaskan kenapa dibutuhkan invoice untuk content  placement, akan aku jelaskan dulu apa itu invoice.

Invoice atau yang biasa disebut dengan faktur dagang adalah suatu dokumen pendukung untuk proses pembayaran atau penagihan atas transaksi penjualan. Kalau kalian beli makanan atau jajan di Indomaret atau alfamaret, struk belanja yang kalian dapatkan itu juga merupakan invoice guys.

Struk belanja adalah salah satu contoh sederhana dari invoice. Sedangkan untuk aktivitas perusahaan, invoice biasanya dicetak setelah adanya transaksi penjualan. Kemudian invoice ini dikirimkan kepada pihak pembeli sebagai dasar pembayaran atas pembelian yang mereka lakukan.

Informasi Yang Harus Selalu Ada Dalam Sebuah Invoice

  • Informasi / data penjual 
  • Informasi / data pembeli
  • Tanggal dan nomor invoice 
  • Deskripsi barang yang dijual yaitu nama barang, quantity, harga dan keterangan tambahan
  • Info lain seperti jumlah ppn atau pajak dan diskon (jika ada)
  • Rekening Bank penjual

Kenapa Invoice Dibutuhkan Untuk Job Content Placement

Jika kerjasama content placement kita dapatkan dari marketing place atau website website penyedia kerjasama, biasanya memang tidak akan dimintai invoice. Namun jika kita bekerjasama dengan pihak-pihak yang merupakan sebuah instansi atau perusahaan, kemungkinan besar kita akan dimintai sebuah invoice untuk proses pembayaran.

Kenapa dibutuhkan sebuah invoice?

Untuk sebuah instansi atau perusahaan biasanya terbagi atas bagian-bagian isinya divisi masing-masing. Disana ada divisi penjualan, divisi pembelian atau purchasing, divisi pemasaran atau marketing, divisi Finance accounting dan lain sebagainya.

Kemungkinan yang mengajak kerjasama Kita adalah pihak pemasaran atau marketing. Bisa juga dari divisi pembelian atau purchasing. Nah, proses pembayaran biasanya tidak bisa dilakukan oleh divisi divisi tersebut melainkan harus dilakukan oleh divisi atau bagian Finance accounting yang memang menghandle masalah keuangan.

Jadi jika transaksi yang dilakukan oleh pihak pembelian atau pemasaran tadi ingin segera dilakukan pembayaran maka divisi tersebut harus memberikan sebuah dokumen yang bisa membuktikan bahwa transaksi tersebut sudah terjadi.

Intinya invoice atau tagihan atas transaksi content placement kita tersebut dijadikan sebagai alat validasi bahwa transaksi tersebut sudah selesai dan benar dilakukan.

Contoh Invoice Untuk Content Placement dan Content Writer

Berikut adalah contoh invoice atas content placement yang baru  saja aku buat dan aku kirimkan ke pihak klien. Untuk mendownload file excel INVOICE CONTENT PLACEMENT DAN CONTENT WRITER bisa kalian download DISINI


  1. Logo dan informasi kita sebagai penjual - isi nama blog kita, alamat, no.telp dan email
  2. Informasi pemebeli / klien - isi nama orang / instansi klien, alamat dan email
  3. Nomor dan tanggal invoice - bebas cara pembuatan nomornya 
  4. Deskripsi pekerjaan content placemen
  5. Rekening bank kita - rekening bak ini yang nantinya akan menerima pembayaran dari klien
  6. Paraf dan tanda tangan kita sebagai penjual
  7. Perihal invoce - jika invoice untuk pekerjaan content writer tinggal ganti saja sesuai nama job nya.


Beberapa Hal Yang Diperlukan Saat Membuat Invoice Untuk Content Placement dan Content Writer

Perhatikan hal berikut ketika hendak membuat invoice.

  • Pakai Logo Agar Terlihat Lebih Profesional`

Kalau invoice untuk perusahaan itu biasanya menyematkan logo dalam invoicenyaNah aku pun menggunakan cara yang sama meskipun posisiku disini bukan sebuah instansi atau perusahaan. Tujuannya biar lebih terlihat serius dan profesional aja sih. Karena terlihat lebih profesional tentu aku berharap nantinya pihak yang meminta kerja sama tersebut akan meneruskan kerja sama di waktu selanjutnya.

  • Ketepatan Kebenaran Informasi

Pastikan semua data atau informasi yang kamu tulis dalam invoice content placement ini sudah tepat mulai dari nama dan alamaatau kontak pihak yang mengajak kerjasama, serta informasi barang atau jasa yang kita jual maupun deskripsi kerjasama tersebut.


Untuk mendownload file excel INVOICE CONTENT PLACEMENT DAN CONTENT WRITER bisa kalian download DISINI


Itu dia cara membuat invoice dan contoh invoice yang bisa kamu gunakan jika kerjasama content placement dari pihak lain. Semoga kerjasamanya makin lancar ya.



BY:

RINI NOVITA SARI
IG @rinie_noe
rinienoe46@gmail.com


10 komentar:

  1. untuk mengikuti content placment d mana ya ka

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa di sosiago, hiip, project.co.id dan lain-lain kak

      Hapus
  2. Informasi yang sangat bermanfaat. Ijin download sist.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih. Monggo silakan didownload kaka :))

      Hapus
  3. makasih banyak mbak, aku juga mulai tahun ini dapat content placement dan seluruhnya dihubungi melalui kontak personal. Langsung deh ini mau bikin invoice :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 mas. aku juga bru tahun ini mulai dapet. alhamdulillah ada kemajuan buat blog kita masing2 ya mas.. meski belum bisa sekeren blogsabda..smoga blog ku juga lbh baik biar lbh byk job yang masuk haha

      Hapus
  4. Keren nih.... penjelasan yang sangat detail namun dikemas secara baik sampe gak terasa bacanya dah selesai. Semoga semakin sukses

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih kaka. semoga suskes juga buat kamuuu

      Hapus
  5. Walah kalo aku ga pake tanda tangan, cukup nama bloggernya aja cukup. Alhamdulillah, biasanya dikasih contoh dulu sama klien, btw Makasih ya, tfs

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bisa juga kok invoice tanpa td. klo diperusahaan tuh kaish keterangan dibawahnya. invoice ini tidak memerlukan cap atau tanda tangan hihi

      Hapus