Heartache

Sakit yang paling sakit mungkin saat tak tau kenapa sakit.
Bukan bukan.
Mungkin bukan karena tak tau kenapa
Tapi lebih karena menutupi, menghibur diri, mengelak dari alasan itu..
Atau sakit yang tak diakui bahwa itu sakit.

Kadang sakit itu tidak datang sendiri.
Bukan pula karena dicari.
Tapi mungkin karena ditantang.
Sudah tau akan berakhir sakit.
Tapi masih dilanjutkan.
Seolah hati dan logika kembali berperang.
Merasa paling benar sendiri.
Andaikan mereka tak hidup dalam satu badan.
Sayangnya mereka hidup bersamaan.
Siapa yang mengalah dan siapa yang dikalahkan.
Atau keduanya bersedia berdamai.
Seperti kutipan dalam sebuah drama.
Yang menang adalah yang kau beri makan.
Haha..
Ternyata memberi makan salah satu diantaranya tak semudah memberi makan anak ayam.

Lelah..
Lelah menyadari dan merasakan mereka berjalan ke arah yang berbeda..
Hai hati..
Aku tau semua perasaan berkecamuk di tempatmu. Berasal darimu.. tapi bisakah taksesensitif itu???

Dan logika..
Aku senang adanya keberadaanmu membuat hidup lebih realistis. Walau kadang kau terlalu kaku dan egois.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar